Bulan September tahun ini bertepatan dengan peringatan 10 tahun aksi teror 9/11 yang meluluhlantakkan twin tower di Amerika Serikat. Umumnya bersamaan dengan itu, berbagai pembahasan tentang penanganan aksi teror semarak dilakukan. Untuk konteks Indonesia, ancaman aksi teror masih tetap membayangi. Pada masa sidang DPR tahun ini Pemerintah telah mengajukan draf RUU intelijen yang sebagian klausulnya memberikan penambahan wewenang seperti penyadapan dan penangkapan terhadap tersangka pelaku teror.
Pada dasarnya setiap pembahasan sebuah Undang Undang wajib memperhatikan aspirasi masyarakat, termasuk RUU intelijen. Maka dari itu survei persepsi kali ini ditujukan untuk mengetahui beberapa hal utama:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here