TRIBUNNEWS.COM – Media Survei Nasional (Median) mengabarkan hasil survei mereka yang menunjukkan sebagian besar pendukung Basuki Tjahaja Purnama menginginkan orang nomor satu di DKI Jakarta itu maju lewat jalur independen.

Keinginan para pendukung Ahok ini, menurut direktur eksekurif Median, Rico Marbun karena adanya beberapa alasan.

Menurut Rico, survei telah menananyakan kepada responden warga Jakarta yang juga pendukung Ahok melalui wawancara tatap muka secara langsung mengenai alasan mendukungnya di jalur independen.

“ Kami menanyakan, apakah alasan anda terus menginginkan Ahok maju lewat jalur independen? Jawaban mereka pun beragam. Setidaknya jawaban teratas sebesar 30,6 persen karena Ahok telah berjanji maju lewat jalur independen, sedangkan 16,8 persen beralasan agar Ahok tidak bergantung kepada partai,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/6/2016).

Selain itu, ungkap Rico, sebanyak 9,6 persen beralasan karena Ahok telah mengumpulkan KTP warga DKI Jakarta, 8,2 persen beralasan tidak ingin Ahok bernegosiasi dengan partai, kemudian ada 9,8 persen yang beralasan melalui jalur independen akan bebas dalam pemimpin, sedangkan sebanyak 8,4 persen tidak menginginkan adanya mahar politik, dan 16,5 persen tidak menjawab.

Survei ini diselenggarakan pada jangka waktu 12 – 17 Juni 2016, menggunakan metode face to face interview terhadap 500 responden warga DKI Jakarta yang dipilih secara acak dengan teknik Multistage Random Sampling.

Memperhatikan proporsional atas populasi Kota madya dan gender, dengan Margin of Error ± 4,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here